PELATIHAN MANAJEMEN RISIKO E-CHANNEL (PERBANKAN ELECTRONIK)

risk management
pengenalan manajemen risiko e-chanel
konsep dasar perbankan electronik

DESKRIPSI TRAINING MANAJEMEN RISIKO E-CHANNEL

Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi kebijakan dan
strategi dunia usaha perbankan yang selanjutnya lebih mendorong
inovasi dan persaingan di bidang layanan terutama jasa layanan
pembayaran melalui Bank. Inovasi jasa layanan perbankan yang berbasis
teknologi terus berkembang mengikuti pola kebutuhan nasabah Bank.
Transaksi perbankan berbasis elektroniK, termasuk internet merupakan
salah satu bentuk pengembangan penyediaan jasa layanan bank yang
memberikan peluang usaha baru bagi bank yang berakibat kepada
perubahan strategi usaha perbankan, dari berbasis manusia
(tradisional) menjadi berbasis teknologi informasi yang lebih efisien
bagi bank dan praktis bagi nasabah. Namun demikian, disamping bank
memperoleh manfaat signifikan dari inovasi teknologi melalui transaksi
perbankan berbasis internet, bank juga menghadapi risiko yang melekat
pada kegiatan dimaksud, antara lain risiko strategik, risiko reputasi,
risiko operasional termasuk risiko keamanan dan risiko hukum, risiko
kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas. E Chanel pada dasarnya
tidak menimbulkan risiko baru yang berbeda dari produk layanan jasa
perbankan melalui media lain, tetapi disadari bahwa E chanel
meningkatkan risiko tersebut. Secara khusus internet banking
meningkatkan risiko strategik, risiko operasional termasuk risiko
keamanan, risiko hukum serta risiko reputasi. Oleh karena itu,
disamping memanfaatkan peluang baru tersebut, bank harus
mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko-risiko
dengan prinsip kehati-hatian.

Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 tentang Penerapan Manajemen
Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum (“PBI
9/2007�) termasuk Layanan Perbankan Melalui Media Elektronik atau
Electronic Banking yaitu layanan yang memungkinkan nasabah bank untuk
memperoleh informasi, melakukan komunikasi, dan melakukan transaksi
perbankan melalui media elektronik.

Berdasarkan Pasal 8 jo. Pasal 2 PBI 9/2007, kebijakan dan prosedur
penggunaan teknologi informasi meliputi aspek layanan internet
banking, dimana penerapan manajemen risiko pada teknologi informasi
antara lain mencakup:
1. kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
pengendalian risiko penggunaan teknologi informasi; dan
2. sistem pengendalian intern atas penggunaan teknologi informasi

Kewajiban untuk menerapkan manajemen risiko ini juga diatur di dalam
Pasal 13 Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2012 tentang
Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (“PP 82/2012�).
Bank dan/atau pihak ketiga selaku penyelenggara sistem elektronik yang
mengelola internet banking wajib tunduk pada peraturan in Bank juga
memiliki kewajiban untuk memberitahukan risiko pada nasabah
sebagaimana diatur di Pasal 8 ayat (1) dan (2) Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa
Keuangan (“POJK 1/2013).

TUJUAN TRAINING MANAJEMEN RISIKO E-CHANNEL
* Pemahaman Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 tentang
Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi
oleh Bank Umum
* Pengendalian internal Perbankan Elektronik (E Chanel)
* Studi kasus perbankan peserta juga akan mengetahui jenis-jenis
masalah – masalah yang muncul dalam penyalahgunaan e-banking
* Mengatasi fraud dan costumer complain

MATERI TRAINING MANAJEMEN RISIKO E-CHANNEL

1. Pengantar Teknologi Perbankan

 * Tuntutan Layanan Perbankan Modern
 * Tuntutan Informasi Perbankan Modern

2. Regulasi  Bank  Indonesia  & Otoritas Jasa Keuangan terkait dengan
   Transaksi Elektronik Perbankan
3. Surat  Edaran  Bank  Indonesia  No.  9/30/DPNP  tentang  Penerapan
   Manajemen  Risiko  dalam  Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank
   Umum  (“SEBI  No.  9�).  Berdasarkan  SEBI  No.  9, Bank wajib
   menerapkan manajemen risiko untuk menghadapi serangan virus
4. Pasal   13   Peraturan   Pemerintah  No.  82  tahun  2012  tentang
   Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik
5. Pasal  8  ayat  (1)  dan  (2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
   1/POJK.07/2013  tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan
   (“POJK 1/2013�)
6. Infrastuktur Sofware, Hardware dan Jaringan
7. Sistem Analisis Program (Operator, User, Bank)
8. Sistem AMS (ATM-Monitoring System)
9. Sistem  Keamanan Data Transaksi Penyalahgunaan yang sering terjadi
   dalam teknologi pembayaran e-banking – Typo-site – Keylogger
  1. Prinsip Perlindungan Nasabah
  2. Studi Kasus Fraud dalam perbankan, bagaimana menghindari kejahatan
    dan kecurangan dalam transaksi serta hak – hak bank dalam
    menanganinya PESERTA TRAINING MANAJEMEN RISIKO E-CHANNEL Pelatihan ini sesuai untuk diikuti oleh para Karyawan Bank (Staf &
    Manajer) di Bagian Operasional, IT, E-Montoring, E-Channel,
    Management, Divisi/Unit Electronic Banking, Divisi yang menangani ATM,
    Divisi Pelayanan Kartu Kredit dan Debit, Departemen yang mengelola kas
    dan pemindahbukuan. METODEÂ TRAINING MANAJEMEN RISIKO E-CHANNEL
    • Presentasi
    • Diskusi Interaktif
    • Studi Kasus
    • Simulasi
    • Evaluasi

Jadwal training accounting, taxation and auditing at coal for oil and gas industry terbaru :

  • 7-8 Januari 2020
  • 4-5 Februari 2020
  • 3-4 Maret 2020
  • 7-8 April 2020
  • 5-6 Mei 2020
  • 2-3 Juni 2020
  • 7-8 Juli 2020
  • 4-5 Agustus 2020
  • 1-2 September 2020
  • 6-7 Oktober 2020
  • 3-4 November 2020
  • 1-2 Desember 2020

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda dengan catatan kuota peserta minimum 2 (dua) peserta terpenuhi.

Biaya dan Lokasi training accounting, taxation and auditing at coal for oil and gas industry terupdate :

Lokasi :

Jakarta : Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget.

Bandung : Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel .

Yogyakarta : Hotel NEO+ Awana, Cordela Hotel,Ibis Style, Boutique Hotel, Cavinton Hotel, Mutiara Hotel, Dafam Malioboro Hotel, Prima Inn Hotel .

Surabaya : Novotel Hotel, Ibis Center Hotel, HARRIS Hotel, Favehotel, Alana Hotel .

Malang : Amaris Hotel, The 1O1 Hotel, Ibis Style Hotel, El Hotel, Whiz Prime Hotel .

Bali : Ibis Kuta, Fontana Hotel, HARRIS Hotel & Conventions .

Lombok : Favehotel, Novotel Lombok, D Praya Hotel .

Catatan : Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan.

Investasi training akuntansi untuk migas murah :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas training perpajakan dalam industri tambang, minyak dan gas murah :

1. FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)

2. FREE Akomodasi Peserta ke tempat pelatihan .

3. Module / Handout training akuntansi pertambangan umum terupdate .

4. FREE Flashdisk .

5. Sertifikat training accounting, taxation and auditing at coal for oil and gas industry terupdate .

6. FREE Bag or bagpackers (Tas Training) .

7. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc) training akuntansi untuk migas terbaru .

8. 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner.

9. Souvenir .Technorati Tags: training accounting,taxation and auditing at coal for oil and gas industry pasti jalan,training akuntansi pertambangan umum pasti jalan,training akuntansi untuk migas pasti jalan,training perpajakan dalam industri tambang,minyak dan gas pasti jalan,pelatihan accounting,pelatihan akuntansi pertambangan umum pasti running

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *